ANALISIS FAKTOR PERILAKU IBU YANG TERINFEKSI TERHADAP POLA PENGASUHAN KEPADA BALITANYA DI KOTA SURABAYA (Pendekatan studi kualitatif)

Giska Wulan Kusuma, Shrimarti Rukmini Devy, Sitti Nurul Hidayati

Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Email: giska999@yahoo.co.id

 

ABSTRAK

HIV&AIDS merupakan masalah kesehatan yang angka kasusnya semakin meningkat tiap tahunnya. Di Jawa Timur, HIV&AIDS semakin menyebar luas dan mengancam. Hingga Desember 2012, terdata 6.900 kasus AIDS dan 15.681 kasus HIV. Kota Surabaya adalah kota di Jawa Timur yang memiliki kasus HIV tertinggi (3.889 kasus) dan kasus AIDS tertinggi, yaitu 1.266 kasus. Penularan HIV&AIDS pada ibu rumah tangga semakin meningkat sehingga tidak menutup kemungkinan angka kejadian HIV&AIDS pada anak semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor perilaku ibu yang terinfeksi HIV&AIDS terhadap pola pengasuhan kepada balitanya yang HIV&AIDS Positif maupun pada balita HIV&AIDS yang negatif di Kota Surabaya. Metode Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan model studi kasus. Sampel terdiri dari 10 responden yang terdiri dari dua kelompok. Kelompok pertama ibu HIV&AIDS yang memiliki balita positif HIV&AIDS dan kelompok kedua memiliki balita negatif HIV&AIDS. Wawancara dilakukan dengan pendoman wawancara dan tape recorder kepada 10 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan tidak tergantung pada pengetahuan dan sikap ibu terhadap HIV&AIDS. Pola Asuh yang diterapkan ibu lebih didasari oleh pengalaman hidup, bagaimana reaksi, penerimaan informan terhadap status penyakit yang dideritanya, dan harapan terhadap kesehatan/kesembuhan anaknya dimasa depan. Hasil dalam penelitian ini menujukkan ibu mengasuh anak dengan pola asuh demokratis pengasuhan meningkatkan pengetahuan terhadap HIV&AIDS agar memperlakukan anaknya dengan normal dan wajar. Sehingga anak tumbuh seperti anak normal yang lain.

Keywords: Parenting, mother and child, HIV & AIDS, Surabaya

http://publikasi.stikesstrada.ac.id/wp-content/uploads/2016/04/Giska-mEI-2015.pdf